• header
  • header

Selamat Datang di Website SMP NEGERI 2 KEDIRI | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMP NEGERI 2 KEDIRI

NPSN : 11111111

Jl.Padang Padi No.18 Telp.0354-682240 Kediri 64126


info@smpn2kedirijatim.sch.id

TLP : 0265656565


          

Banner

Jajak Pendapat

No Poles setup.

Statistik


Total Hits : 213508
Pengunjung : 34681
Hari ini : 25
Hits hari ini : 239
Member Online : 10
IP : 54.82.10.219
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Konsep Pendidikan di Indonesia Lemah Dalam Penerapan




 SURABAYA - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggodok konsep pendidikan nasional melalui Focus Group Discussion (FGD) yang bertema "Rekonstruksi Sistem Pendidikan Indonesia" di Gedung Gema Unesa, Rabu (21/12/2016).

"Konsep pendidikan selama ini sudah baik. Namun kerap kali lemah dalam penerapannya," kata Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Prof. Warsono di sela Focus Group Discussion.

Dia menjelaskan, selama ini banyak kepentingan, ditambah mencari siapa yang harus bertanggung jawab, serta saling menyalahkan dalam pelaksanaannya menjadi pemicu tidak berjalannya konsep secara benar.

"Soal implementasi (konsep pendidikan), siapa bertanggung jawab? Yang muncul jawaban berbeda. Bisa apa tidak bicara pendidikan untuk kepentingan bangsa, bukan kepentingan lainnya?," tanyanya.

Dia menjelaskan, Unesa sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) diharapkan unggul di bidang kependidikan. Termasuk menelurkan konsep pendidikan.

Forum yang menghadirkan para pemangku kepentingan pendidikan di Jawa Timur berfokus pada empat sub tema, yakni penguatan pendidikan karakter, full day school, ujian sekolah berorientasi nasional, dan revitalisasi sistem SMK.

Sementara itu, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan Ikatan Alumni (IKA) Unesa Prof. Luthfiyah menambahkan, hasil FGD yang menyangkut empat sub tema tersebut akan disampaikan ke pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Rekomendasi ini merupakan kontribusi nyata Unesa sebagai LPTK. Dari forum ini, rekomendasi yang ada akan disampaikan ke kementerian melalui link alumni di kementerian," imbuhnya.

Sebatas rekomendasi yang diberikan. "Apakah rekomendasi diadopsi dan diterapkan menjadi program, bukan kewenangan kami. Paling tidak Unesa sudah ambil bagian," pungkas Luthfiyah.

Sumber : http://news.okezone.com/read/2016/12/21/65/1572483/konsep-pendidikan-di-indonesia-lemah-dalam-penerapan



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas